Batamfishing

Go Back   Batamfishing > Fishing Discussion > Fishing Techniques
Daftar Forum FAQ Members List Calendar Mark Forums Read

Reply
 
LinkBack Thread Tools Display Modes
  #1 (permalink)  
Old 23-05-2011, 02:02 PM
rio's Avatar
rio rio is offline
BFC Team Planner
 
Join Date: May 2009
Posts: 718
rio is an unknown quantity at this point
Mancing Baronang ? Apaan tuh.....

Para rekan pemancing,...pastinya udah pada mendengar tentang mancing Baronang dg teknik tingkat tinggi yaitu : NEGEK. Berikut akan saya copykan beberapa trik dan tips dari para sesepuh Negek dari negeri seberang nan jauh di sana : DJAKARTA antar lain : Tom, Ichang, Jovan, Johan, Nico, Arip, Monyet, dll yang susah dijelaskan.

Tips & Trick mancing Baronang
Dari kumpulan beberapa suhu baronang nih ( semoga berguna )

Pemilihan spot

jika anda ingin memancing baronang ada beberapa cara mencari spot yg strategis untuk mancing baronang
1.Dermaga, biasanya garonang senang bersembunyi di dekat tiang tiang dermaga
2.Rumpon kerang Hijau , baronang sangat menyukai kerang
3.Sekitar karang atau batrean atau pemecah ombak ( terutama yg banyak lumut )
4.Kapal karam
Kondisi air Air

Baronang sangat menyukai air yg sedikit gelap , tetapi bukan kotor dan mereka cenderung bersembunyi di sela sela karang

Umpan

Bemacam teori tentang umpan baronang , ada yang suka pake lumut , ada yang lebih suka pake nasi dan malah ada yg pake ketan malah banyak juga yg pake bakwan or lontong

semuanya sebenarnya bisa dipake karena baronang termasuk ikan rakus tapi sebelum menentukan umpan yg efektiv sebaiknya lihat spotnya dulu

apabila anda mancing di sekitar batrean lebih baik pakai umpan lumut ... nah karena sekitar itu banyak lumut .. yg merupakan habitat baronang tersebut

untuk di dermaga lebih baik pakai nasi , bakwan ataupun lontong ... biasanya banyak kapal membuang sisa makanan di dekat dermaga .. maka nasi lebih efektiv ketimbang lumut

Untuk mancing disekitar Bagan kerang hijau .. pakailah umpan kerang hijau , karena baronang disekitar bagan tersebut lebih galak ... pake kerang hijau

Peralatan wajib mancing baronang
1.Tegeg ( sebaiknya panjang antara 4,5 - 6 meter )
2.Pelampung ( ada ufo , diamond dan bola ... tergantung selera )
3.Kenur ( 8 - 12 lbs )
4.Garong ( tergantung selera mau ukuran kecil atau besar )
Semoga berguna bagi para pemula , kalo ada pertanyaan hubungi suhu suhu dibawah ini

Erwin a.k.a Om Win ( spe****************************** Pelampung )
Tom ( ubur-ubur ) spe******************************
Didi ( ahlinya buat pancing garong )
Hamzy ( Garonger senior yg siap bagi bagi ilmu )
Ichang ( spe****************************** tegeg , hampir semua jenis tegeg dah di pengang, dipegang doang sih )
Johan ( wah kalo yg ini tanya ama ichang dech ,,, yang ikut sampe 4 hari nyari tompel )
MJO ( salah satu dosen pusdiklat batrean merah/ijo )

Mengenali Cara makan Baronang
Sumber : dari beberapa Suhu

Kalau saatnya kita telah siap untuk pergi memancing baronang .. maka hal yg perlu diperhatikan adalah pola atau cara makan ikan baronang terhadap umpan kita agar kita mengetahui adanya strike dari baronang

Perhatikan Pelampung

perhatikan pelampung kita .. apabila dimakan oleh baronang maka pelampung akan bergerak naik turun/ vertikal ( seperti jarum mesin jahit ) apabila getarannya stabil dan cepat , jangan sungkan untuk membetot tegeg anda, dapat dipastikan ada baronang yg makan umpan kita, tetapi apa bila getarannya kasar dan tidak teratur .. biasanya baronang ukuran kecil ( 3 jari ) yg makan umpan kita

Adakalanya juga tiba tiba umpan kita habis di cukur oleh baronang ( botak istilahnya ichang ) ini disebabkan kadang kala baronang membawa naik umpan kita , bagi pemula hal ini akan mambuat anda frustasi tetapi bagi para senior , hal ini dapat diantisipasi , kuncinnya adalah .. perhatikan benang dibawah pelampung .. apabila tegak lurus maka tidak dimakan ikan .. tetapi apabila tiba tiba kendor , dan sedikit melengkung maka dapat dikatakan bahwa umpan anda dimakan dan dibawa naik oleh ikan target ( baronang )

sekian dari saya semoga berguna, dan apabila ada pertanyaan serahkan pada para suhu

salam untuk para suhu


Jovan
Facebook: Jovanovsky@gmail.com



Tips memilih tegeg mbaronang
Banyak sekali tip untuk memilih tegek yang baik dan benar di thread ini, walo masih tercecer dan “pating sranthil” di sana-sini.

Punya aye Trimax 5.4 m dengan panjang tiap ruas sekitar 27 cm (ada 19 ruas) sedang punya Om Ichang: Daiwa, Tica en Babah Abu 4,5 – 6 m yang rata-rata 4- 6 ruas dengan panjang 80 – 120 cm.

Analisisnye:
Tegek beruas pendek (punya aye): ringkas, mudah dibawa, tapi ribet kalo mo pasang umpan/lumut; harus memasukkan 4-7 ruas baru bisa masang umpan. Apalagi kalo panjang kenur di bawah 3 m.
Tegek beruas panjang (punya Om Ichang) : dengan panjang ruas sekitar 80 – 120 cm masih tergolong mudah untu di bawa apalagi kalo pake tas. Gampang untuk pasang umpan, tinggal tarik 1- 2 ruas dah bisa pasang umpan meski panjang kenur di bawah 3 m.
Soal kekuatan mungkin berlaku seperti joran pada umumnya. Makin sedikit sambungan semakin lebih baik

Mohon para master, suhu, suheng dan loheng untuk merangkum tip memilih tegek yang baik dan benar untuk nggarong. Agar kami-kami yang junior ini bisa kembali ke jalan yang benar hi hi.

matur nuwun
sgt

Tips Memilih Joran Tegeg Mbaronang


Sekedar sharing nih buat milih joran tegeg (pole rod) carbon…dari pada ga ada thread…plus reply request nya mas sigit…
Tips ini berdasarkan pengalaman saya dan beberapa senior garonger plus tambahan info dari om lodewijk…

1.ACTION

Pertimbangan untuk memilih rod yg pertama dapat mengacu pada "ACTION".
Umumnya orang menyebut 'action' dari rod adalah untuk menggambarkan bagaimana rod itu melengkung dan kembali pada posisi semula.
'Fast action/fast taper' untuk rod yg melengkung dari ujung (tip) ke 1/3 bagian rod. Dan 'Slow action' untuk rod yg melengkung disepanjang body-nya.
Antara (Extreme) Slow sampai (Ultra) Fast action ada banyak definisi diantaranya....
Disini personal preference memegang peranan, garonger sendiri yg menentukan akan pilih yg mana.
Tetapi dengan mengetahui bagaimana action dari rod diterapkan dalam mancing akan sangat membantu….
Berdasarkan pengalaman saya dan para senior garonger tipe Fast action/fast taper adalah yang paling cocok untuk kategori mancing baronang.

2.KEKUATAN (LEVERAGE/PULLING POWER)

Pada dasarnya blank rod terbuat dari resin dengan campuran material2 yang lainya seperti lembaran fiberglass,carbon graphite,boron,kevlar,titanium atau campuran dari bahan2 lainya…
Kekuatan dan kelenturan sebuah rod umumnya di tentukan oleh material yang digunakan…
“Rod dibuat dengan cara melapisi 'mandrel' dengan bahan2 diatas. Mandrel adalah 'cetakan'-nya, terbuat dari stainless steel dengan bentuk menyerupai rod (berbentuk kerucut memanjang). Setelah dilapisi dengan bahan2 diatas, rod akan di 'oven' dan mandrel dibuka setelah rod 'matang'. Waktu meletakkan lapisan2 bahan di mandrel inilah kekuatan sebuah rod ditentukan, berapa banyak lapisannya (tebal-nya), panjangnya dan arah lapisannya (seratnya)”

Untuk kategori joran tegeg pada umumnya hanya tertera pada labelnya: low cabon,carbon,medium carbon,Hi carbon,super carbon,dll..dll..

Seperti dari sifat asalnya Carbon Graphite itu kaku dan mudah patah, maka High carbon Graphite lebih rentan terhadap hentakan/ benturan/pukulan yg mana tidak akan terjadi pada rod dari fiberglass. Tetapi ada keuntungannya, carbon graphite itu ringan dan peka (sensitif) terhadap getaran (dibanding fiberglass).
Karena itu kedua material ini digabung untuk mendapatkan kelebihan dari keduanya. Kalau kita mengamati dengan teliti pada pole rod, akan tampak garis2 carbon dan fiber &/ tumpukan lapisan yg memanjang atau melintang dari rodnya.

Tingkatan2 mulai dari Low s/d Ultra High carbon adalah untuk menunjukkan tingkat kekakuan sebuah rod dengan tanpa menambahnya menjadi semakin padat.

Makin tinggi tingkatnya (high/ultra high) makin kaku sebuah rod.
Hanya tentu saja akibatnya rod akan semakin rentan untuk patah.......

umumnya tegeg carbon yang ada di indo hampir tidak ada pencantuman label maximum (lbs) daya angkat kekuatan rod,
Maka dari itu untuk mengurangi sifat carbon graphite yang rentan patah ini sebaiknya pilihlah tegeg dengan ketebalan dindingnya minimal 0.7 mm…(pada bagian tiap2 ujung ruas yang terkecil).
Semakin tipis(<0.7 mm) tebal dindingnya maka akan semakin rentan patah tetapi keuntunganya adalah joran lebih ringan…
Semakin tebal (>0.7 mm) tebal dindingnya maka akan semakin kuat tetapi kekuranganya adalah joran akan semakin berat…

Karena kebanyakkan pole rod yg sudah dipajang di toko akan terlihat sama saja, yg membedakan hanya tulisan dan label2nya. Ada low carbon,medium carbon,carbon,super cabon,Hi-carbon,dll….
Maka,jangan pernah tertipu oleh ‘additional cosmetic’ pada bagian permukaanya yg menyerupai garis2/serat2/ulir2 karena itu pada umumnya hanyalah “coating” yang membuat penampilan pole rod semakin wah…keliatanya…

Perlu dicatat, label carbon,hi carbon,dll yg tertulis pada rod tsb tidak selalu benar 100%,bisa saja terjadi 'under-rated'

3.PANJANG JORAN

dalam hal memilih panjang joran tegeg ini umumnya harus di sesuaikan dengan kondisi di lapangan (suitable)
menurut pengalaman saya panjang joran tegeg yang ideal untuk mancing baronang adalah: 4.5 m s/d 6.3 m (4.5 m,5m,5.4 m,6m,6.3m),karena relative lebih flexible,panjang 5.4 adalah the best…menurut saya lho…
pada tegeg dengan panjang ideal umumnya dari ujung ruas (tip) sampe bongkot bawah relative lurus (tidak melengkung/bending)

Keuntungan dan kekurangan tegeg dengan panjang di bawah 4.5 m (3.6 s/d 4 m)

à keuntunganya adalah tegeg lebih ringan,ringkas/simple, lbh efektiv kl baronang “main” di pinggiiir banget,dan kedalaman air relativ dangkal (1.5-2 m) dan lokasi mancing hampir selevel dengan dataran (posisi duduk)
à kekuranganya adalah akan mengalami kesulitan saat mancing di lokasi yang lebih tinggi/tidak selevel/agak extreme dengan dataran,dermaga2 tinggi(ga nyampe euy…), sulit menjangkau jika baron “main” agak ke tengah…(ga kebagian hik..hiks)

Keuntungan dan kekurangan tegeg dengan panjang di atas 6.3 m (6.3m,…more)

à keuntunganya adalah dengan mudah menjangkau lokasi yang lebih tinggi/tidak selevel/agak extreme dengan daratan,dengan mudah menjangkau jika baron “main” agak ke tengah,mudah explore spot2 baron yang agak ke tengah…
à kekuranganya lebih berat,kurang simpel/ringkas,mengalami sangat kesulitan jika angin bertiup agak kencang,ujung joran (tip) cenderung melengkung ke bawah (bending/convace)

pada tegek 6.3 m pun ujung joran (tip) sudah mulai terjadi lengkungan,biasanya garonger memotong beberapa cm untuk mengurangi hal ini dan menghasilkan ujung joran yang lebih lurus…

perlu di catat,pencantuman label panjang pada tegeg 360,450,540,630 tidak 100% benar,bisa saja terjadi ‘under rated’


4.SECTION (RUAS)

section(ruas) adalah salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat kekakuan dan kelenturan tegeg.

Beberapa tipe ruas:

à ruas banyak dan pendek dengan diameter besar (panjang ruas rata2 ± 40 s/d 60 cm)
tipe ini,keuntunganya: sangat simple,mudah di bawa /travelling,tegeg cenderung lebih kaku dan kuat…
kekuranganya: tegeg lebih berat,agak kesulitan pada saat pemasangan umpan jika menggunakan senar agak pendek karena harus menurunkan banyak ruas terlebih dahulu
cepat capek(kurang nyaman) karena membutuhkan tenaga extra karena harus menggenggam bongkot yg besar dan berat agak lama (kecuali system mancing di ge-letak-an)
contoh:-goldenfish green mate 540 legendaris (kl ga salah terdiri dari 9 ruas)
-dll
à ruas sedikit dan panjang sedang dengan diameter sedang cenderung kecil (panjang ruas rata2 ±70 cm s/d 90 cm)
tipe ini,termasuk kategori ideal karena tidak terlalu berat/ringan,kuat dan sedikit lentur pada bagian tip nya,masih tergolong flexible pada saat di bawa/ travelling,dan pada saat pengisian umpan cukup menurunkan 1 atau 2 ruas saja walaupun menggunakan senar agak pendek…
karena ukuran bongkotnya sedang cukup nyaman walaupun menggenggam agak lama…
contoh:-metanium line winder 540 (kl ga salah terdiri 6 ruas)
-maguro kevlar
-sunlit horse
-dll

à ruas sedikit dan panjang dengan diameter kecil (panjang ruas di 1 m…more)
tipe ini,keuntunganya lebih ringan dari tipe2 yg di sebut di atas,mudah dalam pengisian umpan,nyaman di genggam
kekuranganya,cenderung melengkung (bending) pada dari tip s/d beberapa ruas ke bawah (lebih dekat ke tipe slow action),kurang simple di bawa/travelling.


5.HARGA

kalo urusanya harga pasti urusanya sama kantong…
joran mahal tidak semuanya jaminan 100% quality….yang penting ‘smart buying’


6.Aksessoris

joran yang kwalitas nya baik umumnya di lengkapi tutup ruas joran yang comfortable (tidak terlalu keras) sehingga tidak merusak tip joran,cover body,dll


Periksalah dengan teliti joran tegeg yang akan di beli dengan seksama,bila perlu lakukan pengetesan dengan mengeluarkan 1 joran full untuk melihat tiap-tiap ruasnya…


Walaupun masih banyak kekuranganya sana-sini …semoga tips sederhana ini membantu buat rekan2 yunior yang berencana membeli joran tegeg baru..

Rekan2 garonger yang mo ikut nambahin silahkan….
cheers,
Tom
RAFAC ers
Digg this Post!Add Post to del.icio.usBookmark Post in TechnoratiFurl this Post!
Reply With Quote
  #2 (permalink)  
Old 23-05-2011, 02:02 PM
rio's Avatar
rio rio is offline
BFC Team Planner
 
Join Date: May 2009
Posts: 718
rio is an unknown quantity at this point
Artikel - Mancing Baronang (1)
Bongkar-bongkar file lama, nemu ini. Nggak tahu dulu "nyolong" artikel dimane, lupa........ lumayan buat nambah elmu mbaronang. Karena artikel kepanjangan, dibagi 3 postingan.

============================
JENIS-JENIS BARONANG YG SERING TERPANCING

Baronang (Rabbit Fish) tergolong ikan herbivora, meski demikian ia tdk menolak bila disodorkan udang rebon, nasi, kue pisang dll. Ikan baronang biasanya bergerombol di dkt bebatuan, karang atau di tiang2 dermaga/ bagan, sambil menggerogoti lumut atau teritip.

Anatomi tubuhnya pipih berwarna kecoklatan atau kuning dan di sirip punggung dan sirip bawahnya terdapat bisa yang dpt menyebabkan rasa nyeri, tetapi rasa nyeri itu akan hilang dengan sendirinya dalam waktu 1 -2 jam. Biasanya ada juga pemancing yang memberi minyak tawon atau balsem utk mengurangi rasa sakitnya.

Berikut ini saya lampirkan beberapa jenis baronang yang sering terpancing di kawasan Kepulauan Seribu, Pelabuhan Ratu dan Merak:

1. Baronang Tompel / Siganus guttatus
Tubuhnya pipih dan agak lebar, bertotol-totol dengan satu tompel yang agak besar berwarna kuning di punggung belakang. Perlawanannya nya cukup kuat sehingga banyak pemancing yg menyukainya. Umpan kegemarannya lumut, pisang, nasi atau pelet yg sdh dilumatkan. Panjang maksimumnya 35 cm

2. Baronang Kalung / Siganus doliatus
Disebut juga Kea-Kea karena di lehernya memang terdapat garis hitam yang menyilang sehingga tampak bagaikan mengenakan kalung. Dan di tubuhnya juga terdapat rona warna kuning dan putih, panjangnya maksimum 30 cm dan menyukai lumut.

3. Baronang Angin / Siganus javus
Tubuhnya menyerupai baronang tompel tetapi agak lebih panjang dan bermotif bintik2 di punggung atas dan garis terputus-putus di bagian bawah. Ikan ini bisa mencapai panjang 45 cm dan menyukai umpan lumut serta senang bermain di pertengahan dan di permukaan laut.

4. Baronang Batik / Siganus vermiculatus
Bentuknya mirip dengan baronang tompel, tetapi motifnya badannya seperti batik dan dapat mencapai panjang 45 cm. Umpan yang disukai lumut, pisang, nasi atau pelet lumat.

5. Baronang Lada / Siganus chrysospilos
Tubuhnya dipenuhi bintik-bintik sebesar lada. Panjangnya bisa mencapai 40 cm dan menyukai umpan lumut. Ikan ini banyak terdapat di sekitar Merak/Bakauheuni.

6. Baronang Susu / Siganus fuscescens
Tubuhnya agak panjang tetapi tidak lebar seperti baronang tompel atau lada. Motifnya agak polos dengan bintik-bintik yang samar dan tidak sebanyak baronang lada. Dinamakan baronang susu karena kalau dipencet badannya akan keluar seperti cairan susu di perut bagian bawah nya. Umpan yang disukai adalah lumut, nasi dan pisang. Ikan ini paling
banyak sering dijumpai di Kepulaun Seribu dan pantai2 di Jakarta.

Demikian artikel kali ini yang dapat saya kirimkan kepada Baronang Mania. Semoga dilain kesempatan mancing baronang sudah dapat untuk mengidentifikasikannya. Terima kasih.

---------------------------------

TEKNIK MANCING BARONANG

Salam Baronang Mania.

Aneh ya, begitu banyak ikan di laut tapi kok kita2 fokus hanya di mancing baronang. Hal ini pun saya alami sendiri dulunya. Awalnya di Muara Baru saya melihat Baronang Mania yg duduk santai di atas kerendeng, nyentak joran tegek lalu ujung jorannya langsung melengkung beberapa ruas di- permainkan baronang yg ternyata cuma tompel 5 jarian. Tapi itu asyik seru bukan main, karena disitu Baronang Mania harus menahan joran tegeknya yg diajak bermain ke kiri dan ke kanan sebelum akhirnya baronang dapat diangkat. Selain itu juga saya melihat perlengkapan yang dibawanya cukup simpel yaitu cuma joran tegek dan kerendeng untuk tempat ikan, tempat duduk juga dijadikan tempat menyimpan kenur, pelampung, timah dan garongan. Untuk umpannya lebih hemat lagi, cuma kerokin lumut di tembok batere atau batu, sudah jadi. Makanya dari hal- hal itulah akhirnya saya jadi "fall in love" mancing baronang.

Untuk itu kali ini saya akan coba membahas mengenai alat2 & teknik2 mancing baronang yang biasa dipakai oleh Baronang Mania selama ini. Seperti: Joran, Pelampung, Kenur, Umpan, Rangkaian pancing dan Lokasi.
Semoga artikel ini dapat berguna untuk para New Baronang Mania.

1. JORAN.

Biasa Baronang Mania nyebutnya "tegek". Panjangnya biasa 4,5 - 5,5 m model antena tidak ada kolongan cincin, dudukan ril dan terdiri dari 7 - 8 ruas. Ada yang ruasnya panjang ada juga yang ruas pendek. Sebaiknya pilih joran yg lentur hanya pada 2 - 3 ruas dari ujungnya saja jangan keseluruhan batang jorannya lentur. Karena kalau terlalu lentur akan menyebabkan ikan mudah lolos dari sambaran pancing garong. Sebaliknya jika terlalu kaku kenur sering putus disimpulnya saat joran disentak.

Bahan dasar joran tegek ini bermacam-macam. Ada yang terbuat dari grafit, carbon, ataupun campuran dari keduanya. Malah katanya ada yang dari kevlar.

Karakteristik joran yang terbuat dari grafit umumnya kuat tapi berat & kaku kurang lentur, sehingga membuat tangan cepat lelah. Reaksinya terhadap sentakan juga terlalu berlebihan sehingga kenur sering menjadi korban.

Lain halnya joran yang terbuat dari carbon umumnya ringan tapi biasa tidak begitu kuat dan sangat lentur, sehingga reaksi sentakan menjadi sangat lamban. Ini akan merugikan karena pancing garong akan selalu terlambat menyergap mulut baronang. Jika sampai terpancing, ikan baronang pasti akan sulit diatasi agar tidak lari bersembunyi atau lepas karena pancing garong tidak menancap sempurna.

Joran tegek yang ideal untuk mancing baronang seharusnya hanya lentur di bagian ujung 1 - 3 ruas saja ( tergantung type ruas joran). Joran tersebut adalah campuran yang ujung 1 - 3 ruasnya terbuat dari carbon dan sisa ruas sampai ke pangkal terbuat dari grafit. Sehingga joran semacam ini bobotnya mantap tapi reaksi saat mendapat gaya sentakan secara tiba-tiba pun bisa cepat.

Sebelum membeli joran tegek pastikan untuk menguji reaksi jorannya terlebih dahulu. Tarik seluruh ruas joran hingga maksimum lalu coba sentakkan joran dengan mengayunkan pergelangan tangan. Idealnya seketika itu pula joran ikut naik, bukannya merunduk dulu baru naik.

Pemilihan panjang joran tegek biasanya disesuaikan dengan kedalaman dan lokasi pemancingannya. Tapi umumnya Baronang Mania gunakan panjang 4,5 - 5,5 m saja. Sedangkan joran yang panjangnya lebih dari 5,5 m hanya cocok digunakan pada tubiran sejauh 4 - 5 m kedepan dan sembari ngoyor (berendam).

Merek-merek yang biasa ada di pasaran dgn harga cukup terjangkau dan cukup baik kualitasnya adalah: Golden Fish, Daiwa, Sunlit Horse, Shimano, Golden Eagle dan Silstar.

Akhir kata joran tegek akan tetap berfungsi dengan baik apabila kita dapat merawatnya dengan cara, rutin membilasnya dengan air tawar sehabis dipakai mancing dan dilap kering serta hindarkan dari jatuh atau tertindih benda berat. Terima kasih

Salam,
Ichang
RAFAC

Artikel - Mancing Baronang (2) Salam Baronang Mania.

Terima kasih atas atensi yg diberikan kpd kami selama ini pd BARONANG MANIA CENTRE. Kami berharap pd artikel kali ini yg akan mengulas masalah "Pelampung" dpt memberikan sumbangan kpd seluruh Baronang Mania di manapun berada.

Pertama yg hrs dipahami adalah cara khas baronang memakan umpan nya. Tidak seperti ikan2 lain yg melahap atau menyambar umpannya, baronang makan dgn cara menggerogoti sambil juga menekan umpannya yaitu lumut. Jadi seperti cara makannya seekor kelinci. Sehingga peranan sebuah pelampung disini sangat penting.

Itulah sebabnya kenapa Baronang Mania selalu menggunakan pelampung dlm setiap aksinya. Pelampung yg digunakan dpt dibedakan menjadi 2 type. Yaitu "Pelampung Gantung" dan "Pelampung Celep". Adapun bentuknya ada berbagai macam dan warnanya cukup meriah. Ada yang berbentuk oval telur, bundar bola, kerucut gasing dan masih banyak lainnya. Bahan pembuatannya ada yg dari karet, kayu atau sejenis gabus. Dan biasanya harga ditentukan dr kualitas bahan dan juga corak pewarnaannya, harga mulai dr yg cuma Rp 2.000 sampai dgn Rp 20.000 per bijinya. Selanjutnya saya akan menjelaskan satu persatu apa dan bagaimana pelampung2 tersebut.

1. Pelampung Gantung.

Pelampung gantung dipasang tergantung di atas permukaan air laut dan sama sekali tdk menyentuh air laut. Diameternya biasanya cuma 1 - 2 cm saja. Pelampung ini tergantung 10 -15 cm di atas permukaan, karena jika lebih rendah akan sering terhempas ombak sementara jika lebih tinggi akan sukar dipantau karena tiupan angin. Sehingga hal2 itu akan mengganggu konsentrasi pandangan pada getaran pelampung yang di timbulkan oleh dimakannya umpan oleh baronang. Selain menjadi detektor umpan dimakan baronang, posisi pelampung gantung juga dapat untuk menentukan seberapa dalam umpan ingin diturunkan di dalam air sesuai dengan kedalaman baronang yg sedang bermain. Baronang Mania yg mancingnya di batere dan dermaga biasanya lebih suka menggunakan pelampung gantung sebagai perlengkapannya.

2. Pelampung Celep.

Pelampung jenis ini dalam pemakaiannya dibiarkan terapung-apung di permukaan air. Cara kerjanya pelampung ini akan segera timbul tenggelam begitu umpan ditekan oleh mulut baronang yang sedang menggerogoti umpan lumut. Ukurannya lebih besar dari pelampung gantung dan berdiameter 2 - 3 cm. Biasanya berbentuk oval telur atau bundar bola. Pelampung ini selain sebagai detektor juga untuk menjaga agar umpan tdk kandas sampai ke dasar laut. Pelampung celup biasanya dipakai Baronang Mania yg gemar mancing ngoyor. Karena cara ini tidak akan membuat tangan cepat pegal dan lebih santai, tinggal menunggu pelampungnya tersedot ke dalam air.

Nah sekarang setelah tahu perbedaan bentuk dan pemakaian pelampung baronang, kini giliran bagaimana cara membaca getaran pelampung tsb. Untuk memberi gambaran bentuk getaran pelampung, coba bayangkan saja seekor kelinci yang sedang mengerat makanannya (ingat karena baronang juga disebut rabbit fish). Pelampung tsb akan bergetar sangat cepat namun halus, dengan arak gerakan vertikal. Atau cara lain, coba gantung pelampung setinggi 10 - 15 cm di atas lantai, lalu ketuk2 pangkal joran tegek dengan cepat namun jangan terlalu keras. Pelampung akan bergetar cepat sesuai dgn ritme ketukan. Persis seperti itulah yg terjadi bila umpan disantap baronang. Cobalah berkali-kali sampai anda yakin dan ingat akan getaran pelampung termasuk saat angin bertiup maupun ombak tinggi.

Sedangkan utk membedakan getar pelampung karena dimakan ikan atau karena ombak/angin, mudah saja. Angin dan ombak akan menggerakkan pelampung secara horisontal atau mirip berupa ayunan, bukan getaran halus yg bergerak vertikal secara bertubi-tubi.

Hal lain yg membuat peranan pelampung menjadi tdk berarti yaitu ketika umpan sedang melayang turun, rombongan baronang sudah langsung menyergapnya. Sehingga ketika kenur sudah dalam posisi lurus umpan sudah terlanjur gundul atau habis. Kalau kejadiannya begini, otomatis pelampung pasti tidak akan pernah kunjung bergetar. Solusinya adalah senantiasa memperhatikan gerakan kenur yang ada di bawah pelampung saat umpan di tenggelamkan. Umpan yang diserbu kawanan baronang pada saat sedang melayang turun umumnya akan menyebab kan kenur terlihat bergerak-gerak gesit dan tenggelam lebih cepat. Jika kejadiannya seperti itu langsung saja sentakkan joran tanpa menunggu kenur menjadi tegang atau pelampung bergetar.

Memang pada awal2 nya Baronang Mania akan mengalami kesulitan, tetapi kalau tidak dicoba bagaimana dapat menguasainya dan menikmati asyiknya mancing baronang. Untuk itulah disini Baronang Mania dituntut memiliki insting yang tajam dan respon yang cepat. OK selamat mencoba dan tunggu artikel berikutnya. Terima kasih.


Salam Baronang Mania dimanapun berada.

Untuk artikel terakhir ttg teknik mancing baronang, saya akan mengulas masalah kenur, umpan & rangkaian pancing. Semoga dr artikel2 singkat ini dpt memberikan pengalaman baru seni nikmatnya mancing baronang.

Bicara ttg kenur, Baronang Mania biasa menggunakan kenur yg tdk berwarna (transparan) dgn ukuran 6 lbs hingga 14 lbs. Tapi jangan lupa juga perhatikan ukuran diameternya. Cari kenur yg diameternya terkecil ttp mempunyai ukuran lbsnya terbesar sesuai kebutuhan . Misalnya diameter 0,285 tapi ukuran 14 lbs. Selain itu penggunaan kenur utk mancing baronang cukup hemat, cuma 3 - 5 m yg disesuaikan dgn ke dalaman lokasi. Sebab penggunaan kenur yg terlalu panjang malah memperbesar kemungkinan pancing tersangkut batu/karang di dasar laut dan kitapun akan sulit utk menaikkan baronang yg didapat.

Umpan yg umum dipakai adalah lumut pantai berwarna hijau atau merah kecoklatan yg tumbuh di bebatuan/batere di tepi pantai. Untuk umpan alternatif lainnya dpt digunakan ubi, pisang, uli ketan, nasi/pelet yg tlh dilumatkan dsb. Utk umpan lumut harus dipasang tepat di atas pancing garong yg ukuran 5 - 7. Sedangkan dgn nasi/pelet lumat hrs membungkus keseluruhan ujung pancing garong yg ukuran 8 -9.

Selanjutnya mengenai merangkai pancingnya, mula2 ikat kenur ke tali ujung joran, kemudian tarik ruas2 joran tegek seoptimal mungkin. Utk tali ujung joran ada 2 macam yg biasa digunakan, yaitu model tali tunggal dan lingkaran. Utk tali ujung joran ada dijual di toko2 pancing dan warnanya merah. Cara mengikat kenur di tali ujung joran usahakan model jerat/lasso agar sewaktu2 dpt dibuka/ganti kalau kepanjangan atau kependekan. Jangan lupa masukan pelampung lebih dulu sblm memasang pancing garongnya. Tarik pelampung ke atas dgn gencet lubangnya dgn potongan bambu kecil agar pelampung tdk bergerak2. Baru kemudian loloskan ujung kenur ke lubang pancing dan lewatkan 15 - 20 cm, ikat ujung kenurnya ke kenur lainnya hingga terbentuk suatu kenur ganda dimana pancing garong ada di dlmnya dan dpt bergeser2. Lilitan timah lembaran kecil pd kenur ganda, usahakan lilitan timahnya dpt digeser2 naik turun yg gunanya utk menggencet lumut yg diletakkan di sela2 kenur ganda tepat di atas lubang pancing garongnya.

Usahakan pelampung terpasang sekitar 15 cm diatas permukaan air, tapi bila menggunakan pelampung besar/celep biarkan terapung di permukaan air spt mancing ikan mas. Selanjutnya tunggu sejenak, bia baronangnya ada, pasti akan menyerbu umpannya dgn cara yg khas spt kelinci makan. Dan pelampungnya akan bergetar halus dgn irama cepat yg kadang sampai terasa di tangan. Jangan buang waktu, cepatlah sentakkan ujung joran. Dan selanjutnya nikmatilah saat2 joran tegek anda melengkung dalam2 dan kenur berdenting akibat perlawanan baronang yg panik. Tak ada salahnya jika sesekali anda menaburkan nasi utk menjaga agar baronang selalu berkumpul. Selamat mancing baronang.

Salam

Salam,
Ichang
RAFAC


Artikel - Mancing Baronang (3)
SAAT BATAL KE MERAK
Oleh Cien
(Majalah Trip & Trick Edisi 1 / Maret 2002)

Ada bocoran, dua hari lalu di Suralaya Merak baronang sedang galak. Kasar-kasar lagi. Kecuali baronang susu yang Cuma 4-5 jari, selebihnya baronang lada 8 jari serta tompel dan batik 7 jari. Info begini, meski belum tentu benar, jelas menggetarkan sanubari setiap pemancing baronang.

Pukul lima pas. Tapi Dimas belum datang juga. Sontoloyo! Sesuai perjanjian seharusnya kawan baik ini sudah muncul sejam lalu. Repotnya saya juga tak mungkin pergi sendiri. Selain agak riskan, Dimas juga telanjur janji mau bawa umpan lumut. Mancing baronang di Merak tanpa bawa lumut, sama juga bohong.

Hati yang sudah ngebet ingin cepat mancing jadi serba bimbang. Tapi sudah kadung bangun subuh, biarpun sudah kesiangan, akhirnya saya putuskan untuk tetap pergi. Bukan ke Merak, melainkan ke Tanjung Pasir di Tangerang.

Cakrawala yang sudah benderang membuat saya tak sempat lagi mencari lumut. Setelah membeli dua bungkus nasi di warung tegal, saya buru-buru menyewa perahu nelayan untuk mengantar ke Pulau Untung Jawa.

Pulau Untung Jawa letaknya berdampingan dengan Pulau Rambut di barat dan Pulau Bokor di barat laut. Di penghujung November ini, sejauh mata memandang cakrawala tampak begitu jernih. Pulau Lancang dan Pulau Pari yang biasanya samar-samar juga terlihat jelas. Mungkin derasnya hujan pada awal musim angin barat telah menyapu bersih kabut laut yang biasa menghalangi pandangan.

Hampir setengah jam berlalu, tapi Untung Jawa masih tetap terlihat jauh. “Ini sudah full speed”, kata tukang perahu. “Tuh knalpotnya sampai ngebul banget”. Kelihatan tukang perahu agak kesal karena saya terus meminta dia menambah kecepatan. Saya memang geregetan. Kuping seolah tuli dan hidung pun geremetan akibat getar mesin diesel yang berisiknya bukan main, tapi pulau yang dituju tidak kelihatan semakin dekat. Saking tak sabar, saat haluan belum mencapai dermaga timur pulau, saya sudah langsung melompat turun ke air.

Di dermaga sudah ada tiga pemancing casting dan seorang pemancing baronang. Jelas kelihatan dari joran tegeg dan pelampungnya yang tergantung di atas permukaan. Supaya tidak timbul rivalitas, saya harus menyapanya lebih dulu.

“Rame, nih. Sudah naik banyak pak?”, saya mencoba berbasa-basi. “Huu payah! Dari tadi arusnya kenceng banget!”, gerutunya tanpa menoleh. Tapi saya lihat korang di sisi dermaga sudah terisi. Satu baronang tompel lima jari dan tiga lagi baronang susu empat jari. Wah, telat. Gara-gara Dimas.

Setelah berkenalan, saya tahu pemancing dari Serpong ini bernama pak Iman. Sudah tiga bulan selalu mancing di tempat yang sama. Kata beliau hasilnya oke. Umpannye lumut batere. Bila saya terperangah melihat pancingnya yang besar, ia justru tampak ragu melihat pancing garong saya yang cuma sekuku ibujari. Saking baik hati, ia malah sempat menawarkan pancing garongnya, yang kontan saya tolak secara halus.

Pak Iman duduk menghadap timur menantang langsung matahari fajar. Saya di sisi kanannya menghadap tenggara. Masuk musim angin barat, arus memang datang dari timur. Berarti pagi ini laut sedang bergerak menuju puncak pasang naik. Permukaan air ngopyak, berombak riak sedang. Air biru gelap dan berangin semilir. Begitu umpan dilempar, memang benar langsung melayang terseret arus. Terpaksa lemparan diulang lebih jauh melawan arus. Agak susah mancing dengan kenur mengsong begini. Pengalaman terdahulu, pancing akan sering meleset kala disentak.

Gebrakan pertama muncul pada lemparan keenam. Umpan baru turun setengah air. Benang juga belum tegang dan masih meliuk-liuk diterpa angin. Tapi naluri tidak tertipu dan memang sangat kasat mata, umpan sedang ditanggap baronang. Pelampung bergerak zigzag dan kenur bergerak tenggelam secara tidak wajar. Mengingat posisi kenur yang miring, joran tidak boleh disentak dulu. Biarkan ikan merasa mantap menyosor umpan. Sedetik tali menegang, tanpa ampun joran langsung disentak.

Bukan terangkat, joran malah melengkung hebat dan terasa bak dibebani batu besar. Sampai nyungsep, istilah pemancing baronang. Pelampung pun langsung lenyap ditelan air.

Ikan melesat kekiri, gagal. Ke kanan juga gagal. Saat itulah kenur berdesing menyayat permukaan air. Berikutnya ikan lari melingkar ke arah luar, namun sambil terus bertahan di kedalaman. Beberapa detik kemudian menyerah juga dia.

Dari atas, kelihatan seperti sebuah piring keramik sedang melayang di bawah permukaan air. Tompel tujuh jari, atau lebih kalau dihitung dengan duri sirip dan punggung dan perutnya yang menantang. Pak Iman geleng kepala melihat ikan tergantung di pancing garong segede kuku.

Lima belas menit kedepan pasaran berubah sepi. Angin kian kencang sementara arus belum mengendur. Mata terasa payah melihat pelampung yang terus bergoyang diterpa angin. Kami mengobrol sambil berusaha tetap menatap pelampung. Saat begini biasanya pemancing sering kecolongan. Dan ini benar-benar terjadi.

Dua kali sudah lumut pak Iman cepak dicukur gigi baronang yang selalu diganti lumut baru, tentu sembari mengumpat. Karena sewot, kini dia bolak-balik menyentak joran sampai bunyinya mendengung, tapi tak ada ikan yang tersangkut. Sungguh bikin tetangga jadi stres. Pasalnya saya tak merasa umpan disentuh ikan. Saat saya coba angkat, utuh kok.

Waktu saya perhatikan, rupanya joran pak Iman terlalu lembek. Kurang pas untuk gerak cepat di air dalam. Oleh pancing garong yang besar saja ujung jorannya sudah tampak terbebani, belum lagi umpan lumut dan tekanan air. Pantas sentakan pancing garong selalu telat dan baronang sanggup melengos. Saya duga, barangkali ikan yang sempat kena sebelumnya Cuma pas lagi meleng.

Pada suatu kesempatan saya menyentak joran perlahan sekali. Bukan karena ada ikan, tapi untuk membuyarkan umpan nasi di pancing saja. Sambil berharap ikan yang mencuri umpan pak Iman mau beringsut ke depan saya. Tentu sama sekali tidak etis jika saya menebar bom nasi saat pemancing di sebelah berkali-kali menyentak joran tanpa hasil. Iba juga hati ini, sebab rasanya beliau tidak “ngeh” akan hal ini.

Begitu umpan pasangan baru tenggelam, saya menahan napas melihat atraksi gila pelampung. Gerakan turun naiknya segesit jarum mesin jahit! Saya menahan diri untuk tidak buru-buru menyentak joran. Saat umpan menyentuh dasar dan pelampung makin kelojotan, “Japp!”.

Sepersekian detik joran stagnan. Sentakan tidak otomatis memboyong ikan naik, tetapi juga tidak ada betotan pertanda ikan melawan. Saya duga, ikan terkejut saat pancing garong membekap mulut, namun ia juga sulit bergerak karena posisinya sedang nungging di dasar.

Detik berikutnya perut jadi mulas. Pelampung amblas karena ikan menarik kenur kuat-kuat dengan terus main bawah. Ia tidak manuver kesana kemari seperti tompel semula, tetapi terus bertahan di bawah sambil zigzag, yang menyebabkan joran ikut bergerakmanggut-manggut.

Berbahaya! Cuma ada dua kemungkinan yang bisa terjadi. Pertama ikan lepas karena bibirnya sobek, berikutnya kenur yang halus itu putus di simpul. Kemungkinan pertama agak sulit, sebab ukuran pancing garong yang kecil biasanya membuat dua pancing menancap bersamaan. Situasinya sungguh serba tidak menguntungkan. Dipaksa naik takut kenur jebol, dibiarkan terus juga tidak aman.

Susah payah saya berusaha bangun dari duduk. Namun begitu bisa berdiri, sekonyong-konyong joran menjadi ringan. Kenur putus di simpul pancing. Seketika pak Iman terkekeh-kekeh sambil mengomentari mengapa joran tidak buru-buru diangkat. “Ikannya kasar tuh!” ujarnya memanasi.

Beberapa jam kedepan tidak ada tarikan yang istimewa. Paling yang naik baronang susu atau tompel kecil-kecil. Waktunya pun sporadis. Naik satu-dua ekor, terus sepi lagi. Kadangkala pelampung bergetar halus, tapi begitu disentak ada si tompel. Di lain kesempatan pelampung bergetar kesetanan, namun sewaktu disentak malah kosong atau naik baronang susu empat jari.

Pukul 11.00 arus sudah reda. Semestinya enak mancing dengan kenur agak tegak, tapi ikan juga ikut menghilang. Sinar matahari memang mulai menembus ke dalam air dan menampakkan bayangan bebatuan di dasar laut.

Saya tinggalkan pak Iman untuk mengisi perut di warung di tepi pantai. Ia sendiri memilih menyantap bekal di tempat. Katanya tidak tega meninggalkan dermaga. Padahal berkata jujur mau mencuri kesempatan juga tak jadi soal.

Saat saya kembali, permukaan laut sudah seperti kolam. Arus mati dan angin pun tak ada. Dimana-mana air tampak sangat bening. Namun yang paling tragis, tak satu ikan pun terlihat di antara bebatuan. Akhirnya saya Cuma menemani pak Iman yang tetap rajin menyentak joran, meskipun selalu tanpa hasil. Mungkin terik matahari telah membuat efek halusinasi. Asal pelampung bergeser sedikit saja joran pasti kontan disentak.

Semakin siang bukan semakin baik. Air yang surut membuat perairan menjadi dangkal dan kian bening. Ini pertanda harus stop mancing. Saya hitung ikan di box ada 22 ekor, sepuluh tompel dan sisanya baronang susu. Lima tompel diantaranya terbilang cukup gede, sekitar enam-tujuh jari. Saat itu saya ingin segera pulang dan pamer hasil mancing setengah hari ini ke Dimas.
===================

Salam,
Ichang
RAFAC




Sementara ini begitu aja pengenalan teknik mancing baronang, selanjutnya praktik aja langsung

Salam Sakawer
R.I.O
Digg this Post!Add Post to del.icio.usBookmark Post in TechnoratiFurl this Post!
Reply With Quote
  #3 (permalink)  
Old 23-05-2011, 02:35 PM
buncil's Avatar
Senior Angler
 
Join Date: Aug 2008
Location: Palembang
Posts: 3,912
buncil is an unknown quantity at this point
ruarrr...biasa....
__________________
2011038
NEVER ENDING ADVENTURE
Digg this Post!Add Post to del.icio.usBookmark Post in TechnoratiFurl this Post!
Reply With Quote
  #4 (permalink)  
Old 23-05-2011, 03:49 PM
rio's Avatar
rio rio is offline
BFC Team Planner
 
Join Date: May 2009
Posts: 718
rio is an unknown quantity at this point
Quote:
Originally Posted by buncil
View Post
ruarrr...biasa....
Komen doang ??? belum ngerasain tarikannya aja udah bilang ruarr biasa
Apalagi udah ngerasain tarikannya,...ntar nasibnya bakalan sama seperti Simon aka Pak Ite dan si Candra,... ndak minat lagi mancing ke tengah laut.

R.I.O
Digg this Post!Add Post to del.icio.usBookmark Post in TechnoratiFurl this Post!
Reply With Quote
  #5 (permalink)  
Old 23-05-2011, 03:51 PM
rendra's Avatar
Global Moderator
 
Join Date: Nov 2008
Posts: 1,358
rendra is a jewel in the rough
Quote:
Originally Posted by rio
View Post
Komen doang ??? belum ngerasain tarikannya aja udah bilang ruarr biasa
Apalagi udah ngerasain tarikannya,...ntar nasibnya bakalan sama seperti Simon aka Pak Ite dan si Candra,... ndak minat lagi mancing ke tengah laut.

R.I.O
hehehe...mantab kalilah kom********************ya...xiixixixi...
Digg this Post!Add Post to del.icio.usBookmark Post in TechnoratiFurl this Post!
Reply With Quote
  #6 (permalink)  
Old 23-05-2011, 04:20 PM
buncil's Avatar
Senior Angler
 
Join Date: Aug 2008
Location: Palembang
Posts: 3,912
buncil is an unknown quantity at this point
bukan gitu Bos Rio....saya salut aju....dengan perjuangannya dalam menebarkan racun ....sampai2 ngumpulin artikel para master garonger.. hihihihi...ok dech ntar aku ngk bakalan salahin bos Rio....kalo keracunan...hihihi
__________________
2011038
NEVER ENDING ADVENTURE
Digg this Post!Add Post to del.icio.usBookmark Post in TechnoratiFurl this Post!
Reply With Quote
  #7 (permalink)  
Old 23-05-2011, 04:47 PM
chandra's Avatar
Senior Angler
 
Join Date: Mar 2011
Location: batam
Posts: 1,359
chandra is an unknown quantity at this point
mas buncil skali2 jadi penonton napa,. hadir kek menyaksikan rekan2 lagi pada negek bareng,.. siapa tau nanti hasil bisa dikumpulin buat bakar2 dan makan bareng,.. hihii
Digg this Post!Add Post to del.icio.usBookmark Post in TechnoratiFurl this Post!
Reply With Quote
  #8 (permalink)  
Old 23-05-2011, 04:49 PM
yudhis's Avatar
Brilliant Fisher
 
Join Date: Jan 2010
Posts: 443
yudhis is an unknown quantity at this point
Quote:
Originally Posted by chandra
View Post
mas buncil skali2 jadi penonton napa,. hadir kek menyaksikan rekan2 lagi pada negek bareng,.. siapa tau nanti hasil bisa dikumpulin buat bakar2 dan makan bareng,.. hihii
Tuh avatar kudu diganti dengan ikan baronang...
Digg this Post!Add Post to del.icio.usBookmark Post in TechnoratiFurl this Post!
Reply With Quote
  #9 (permalink)  
Old 23-05-2011, 05:52 PM
buncil's Avatar
Senior Angler
 
Join Date: Aug 2008
Location: Palembang
Posts: 3,912
buncil is an unknown quantity at this point
Quote:
Originally Posted by chandra
View Post
mas buncil skali2 jadi penonton napa,. hadir kek menyaksikan rekan2 lagi pada negek bareng,.. siapa tau nanti hasil bisa dikumpulin buat bakar2 dan makan bareng,.. hihii
siap bos...contact aja..kalo pas ada planning sore2...kira2 jam 4 sore

Quote:
Originally Posted by yudhis
View Post
Tuh avatar kudu diganti dengan ikan baronang...
hahaha....iya tuh mas candra..
__________________
2011038
NEVER ENDING ADVENTURE
Digg this Post!Add Post to del.icio.usBookmark Post in TechnoratiFurl this Post!
Reply With Quote
  #10 (permalink)  
Old 23-05-2011, 07:42 PM
pakarena's Avatar
Senior Angler
 
Join Date: Dec 2008
Location: Batam Centre
Posts: 2,233
pakarena is an unknown quantity at this point
Send a message via Yahoo to pakarena Send a message via Skype™ to pakarena
DANGER.....jangan dibaca bisa keracunan negek....he.. he... he....
__________________
Daeng

Digg this Post!Add Post to del.icio.usBookmark Post in TechnoratiFurl this Post!
Reply With Quote
Reply


Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

vB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off
Trackbacks are On
Pingbacks are On
Refbacks are On



All times are GMT +7. The time now is 04:12 PM.


Lukisan - Galeri Lukisan - Lukisan Murah - Lukisan Termurah - Lukisan Hotel - Lukisan Abstrak
Powered by vBulletin® Version 3.6.4
Copyright ©2000 - 2014, Jelsoft Enterprises Ltd.
Search Engine Friendly URLs by vBSEO 3.1.0 ©2007, Crawlability, Inc.
Komunitas Mancing Batam